Pada tanggal
23 Agustus 2013,bertepatan setelah membuat tulisan #untuk Indonesia, kami para mahasiswa baru diberikan seminar yang sangat
menarik di Sabuga, dengan 4 orang pembicara dimana didalam list pembicara terdapat Bapak Mentri Perdagangan. Sebelum seminar, kami diberikan materi mengenai pengenalan K3L. K3L adalah lembaga ITB yang mengurusi Keamanan, Ketertiban, Keselamatan, dan Lingkungan di lingkungan kampus ITB.
Keamanan merupakan suatu hal penting dimana saja. Kampus ITB merupakan salah satu kampus dengan keamanan yang ketat dimana security ditempat diberbagai tempat di kampus ITB
Ketertiban merupakan salah satu cara agar para mahasiswa dapat disiplin melakukan sesuatu. Dengan ada ketertiban maka kampus di ITB terlihat asri dan segar.
Keselamatan merupaan hal penting dalam menjaga diri kita dari keadaan darurat apapun. di kampus ITB terdapat beberapa assembly point dimana tempat tersebut merupakan tempat berkumpul ketika terjadi bencana.
Lingkungan merupakan sesuatu yang perlu kita lestarikan agar terjadinya wilayah yang asri. di kampus ITB sendiri terdapat lingkungan yang bersih dengan petugas kebersihan dan lingkungan ITB sangat nyaman dengan ditumbuuhi berimbun pohon besar.
Setelah itu , Seminar yang ditunggu-tunggu dimulai. Dengan sesi pertama oleh:
Bapak Mentri Perdagagan RI, Bapak Gita Wiryawan
Dalam
seminar, Pak Gita Wiryawan yang sekarang menjabat sebagai Mentri Perdagangan RI
ini memberikan penjelasan mengenai pentingnya kearifan lokal dalam suatu
bangsa. Kearifan lokal identik dengan semangat
kemahasiswaan, kemerdekaan itu tidak hanya dalam negara, namun pada diri
sendiri juga. Indonesia membutuhkan para pemimpin yang tidak hanya pintar, namun
yang peduli dengan rakyat, memiliki semangat menjaga kearifan lokal, bermoral,
dan dapat menjawab tantangan zaman dan rakyat. Diharapkan mahasiswa dapat
menjadi pemimpin yang baik seperti itu kedepannya.
Quotes
dari Pak Gita Wiryawan yang paling melekat pada diri saya adalah “If you want
it, you will get it”, maksud dari quotes itu adalah menyadarkan pentingnya niat
dan keinginan dalam mencapai suatu hal dan diharapkan kita berusaha dengan
maksimal dalam mencapai suatu hal karena hasil yang diperoleh itu sebanding
dengan usaha yang kita keluarkan.
Pembicara kedua oleh jajaran Wanadri. Kali ini, materi disampaikan oleh Indra Hidayat.
Wanadri
merupakan organisasi penggiat alam bebas. Empat kegiatan utama wanadri adalah pendidikan,
penjelajahan, bakti masyarakat, dan perlindungan. Begitulah cara Wanadri
menyalurkan kecintaannya pada tanah air.
Pembicara memaparkan tentang bentang alam dan kebudayaan Indonesia
yang sebenarnya patut dibanggakan dan dijaga. Kita harus tetap menjaga dan
mengembangkan kekayaan alam dan kebudayaan yang kita miliki, jangan sampai hal
tersebut diambil oleh negara lain.
Pembicara ketiga adalah Ibu Tri Mumpuni Iskandar
Pembicara keempat adalah Kak Saska
Ibu
Tri Mumpuni membahas integritas dan kompetensi alumni ITB untuk kemandirian dan
kesejahteraan bangsa. Dalam seminarnya juga, beliau memaparkan mengenai realitas
yang ada di Indonesia.
Pengetahuan
dan perasaan harus selalu sinkron agar hidup berjalan dengan baik. Maksudnya
adalah apabila kita memiliki ilmu pengetahuan tanpa diimbangi dengan
kepedulian, ilmu pengetahuan kita tidak akan beguna dengan baik.
RisetIndie
merupakan suatu komunitas yang dikelola oleh Kak Saska, alumni Elektro ITB 2013.
RisetIndie merupakan penyaluran aktivitas Kak Saska dan teman-temannya yang
bergerak dalam bidang riset yang pemilihan materi yang dirisetpun dipilih
secara subjektif namun dapat mengasilkan ide usaha. Kak Saska menjelaskan tiga
project yang dia dan teman-temannya pernah dilakukan atau sedang dalam proses.
Rinaldy Japutra
Rinaldy Japutra
No comments:
Post a Comment