Muhammad Reyhan Saadi | FTI | 1671332
5
5
Pada hari Jumat, 23 Agustus 2013, pesera OSKM 2013 mengikuti seminar OSKM 2013 dengan moderator Maria Selena, Putri Inonesia 2011, dan 4 narasumber seminar yang kece punya. Setelah mendengarkan sambutan dari Bapak Kadarsyah dan Presiden KM Nyoman Anjani, seminarpun dimulai. Berikut hasil dari seminar tersebut.
Pembicara : Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan RI
Seminar I : Mereka yang Membaca Indonesia
Semangat mahasiswa merupakan local wisdom yang
berkaitkan dengan kearifan lokal budaya. Sebagai mahasiswa kita harus memiliki arah
visi yang jelas dalam mengembangkan Negara ini ke depannya. Contoh, Soekarno
yang memiliki arah visi yang jelas mau dibawa kemana Negara Indonesia. Siapapun
calon pemimpin masa depan harus jelas dengan tujuan dan misinya. Hal tersebut
termasuk pluralisme, demokrasi, dan pembangunan secara merata.
Dalam memajukan perekonomian lebih baik mengendepankan pluralisme. Keberagaman bangsa akan mengantarkan sutau bangsa lebih menghargai keseluruhan budaya dan bisa mewujudkan kearifan lokal di negaranya. Pemuda harus “menggangnamkan” diri dan negerinya dengan kemahiran teknologi, kesinambungan demokrasi, kekayaan budaya, dan kemajuan ekonomi.
Saat ini Amerika Serikat menduduki peringkat pertama pendapatan Negara yaitu sebesar 15,5 triliun dollar, peringkat kedua China dengan pendapatan penegara sebesar 8 triliun dollar per tahun, dan ketiga Jepang dengan pendapatan Negara 7 triliun per tahun. Pendapatan tersebut sangat jauh bila dibandingkan dengan pendapatan Negara Indonesia saat ini yaitu 1 triliun dollar tiap tahunnya. Namun, Indonesia dapat bertransformasi dengan cepat, karena letak geografisnya yang strategis dan keunggulan sda di berbagai bidang. Yang diperlukan sekarang adalah sdm yang berkualitas, dan semua itu ada di pundak kita semua generasi muda bangsa Indonesia. Jika Indonesia dapat memaksimalkamn pertumbuhan ekonomi sebesar 6% per tahun dalam jangka waktu 20 tahun pendapatan Negara Indonesia bisa mencapai 60 miliar dollar per tahun.
Kebiasaan kaum muda mengonsumsi gadget canggih yang murah buatan asing seperti, Blackberry, Android, dll atau merupakan budaya yang “salah parkir” kaum muda seharusnya membudayakan sikap bangga berbangsa. Pemuda seharusnya lebih mengedepankan “mencintai produk dalam negeri”. Karena dari sifat tersebut akan membimbing bangsa ini menjadi lebih baik kedepannya.
Dalam memajukan perekonomian lebih baik mengendepankan pluralisme. Keberagaman bangsa akan mengantarkan sutau bangsa lebih menghargai keseluruhan budaya dan bisa mewujudkan kearifan lokal di negaranya. Pemuda harus “menggangnamkan” diri dan negerinya dengan kemahiran teknologi, kesinambungan demokrasi, kekayaan budaya, dan kemajuan ekonomi.
Saat ini Amerika Serikat menduduki peringkat pertama pendapatan Negara yaitu sebesar 15,5 triliun dollar, peringkat kedua China dengan pendapatan penegara sebesar 8 triliun dollar per tahun, dan ketiga Jepang dengan pendapatan Negara 7 triliun per tahun. Pendapatan tersebut sangat jauh bila dibandingkan dengan pendapatan Negara Indonesia saat ini yaitu 1 triliun dollar tiap tahunnya. Namun, Indonesia dapat bertransformasi dengan cepat, karena letak geografisnya yang strategis dan keunggulan sda di berbagai bidang. Yang diperlukan sekarang adalah sdm yang berkualitas, dan semua itu ada di pundak kita semua generasi muda bangsa Indonesia. Jika Indonesia dapat memaksimalkamn pertumbuhan ekonomi sebesar 6% per tahun dalam jangka waktu 20 tahun pendapatan Negara Indonesia bisa mencapai 60 miliar dollar per tahun.
Kebiasaan kaum muda mengonsumsi gadget canggih yang murah buatan asing seperti, Blackberry, Android, dll atau merupakan budaya yang “salah parkir” kaum muda seharusnya membudayakan sikap bangga berbangsa. Pemuda seharusnya lebih mengedepankan “mencintai produk dalam negeri”. Karena dari sifat tersebut akan membimbing bangsa ini menjadi lebih baik kedepannya.
Korea, merupakan satu contoh Negara
yang sangat pesat perkembangan di dunia dalam kurun waktu 50 tahun belakangan
ini. Dahulu sekitar tahun 1920-an wisatawan asing yang datang ke korea
mengatakan bahwa orang korea itu Bodoh dan malas, tapi setelah tahun 1950 Korea
merdeka dan dipimpin oleh Park Chung Li yang merupakan pemimpin yang sangat
berperan besar dalam kemajuan korea. Dengan kepemimpinan Park Chung Li dalam kurun waktu 20-30 tahun korea meraih
kesuksesan. Dari program sederhana awalnya yaitu Reformasi Agraria. Pemerintah sangat
menunjang petani yang telah sukses untuk mencari usaha lain di bidang lain
seperti otomotif, mesin, IT, teknologi dll. Contohnya yang saat ini sangat
sukses adalah LG, Samsung, dan Hyundai. Pemilik-pemilik perusahaan tersebut
kakek nenek mereka adalah petani yang. Indonesia harus meningkatakan
produktivitas pertanian terlebih dahulu. Jangan sampai kita menjadi “Middle in
ComTrap” pendapatan PDB Indonesia 3000-7000 dollar. Penghasilan Indonesia sangat
melimpah terutama sumber daya alamnya, namun teknologinya sangat jauh
tertinggal dari bangsa lain, hal ini menyebabkan barang yang dihasilkan kurang
berkualitas.
Muara masalah di Indonesia adalah pendanaan dan pendidikan. Oleh karena itu sebagai kaum muda mahasiswa harus melek teknologi, peka budaya, dan semangat persatuan. Indonesia butuh pemimpin yang bisa menjawab responsif terhadap berbagai permintaan rakyat. We have to be nationalistic and internationalistic. Dengan mengedepankan nasionalisme tapi juga sebagai warga dunia. Jadilah garuda yang terampil, melek teknologi, nasionalisme, dan pemimpin yang bangga berbangsa dengan kearifan lokal.
Seminar ini sangat menggugah dan menginspirasi saya untuk bisa menjadi anak bangsa yang peduli terhadap nasib masa depan bangsanya, Indonesia.
Muara masalah di Indonesia adalah pendanaan dan pendidikan. Oleh karena itu sebagai kaum muda mahasiswa harus melek teknologi, peka budaya, dan semangat persatuan. Indonesia butuh pemimpin yang bisa menjawab responsif terhadap berbagai permintaan rakyat. We have to be nationalistic and internationalistic. Dengan mengedepankan nasionalisme tapi juga sebagai warga dunia. Jadilah garuda yang terampil, melek teknologi, nasionalisme, dan pemimpin yang bangga berbangsa dengan kearifan lokal.
Pembicara II : Indra Hidayat, WANADRI
Cinta Tanah Air
Indonesia merupakan Negara yang
sangat luas dan terdiri dari lebih kurang 17 ribu pulau yang tersebar dari Sabang
sampai Marauke. Tak hanya itu, tanah Indonesia ini juga dianugrahi dengan
kekayaan alam yang sangat melimpah baik didarat maupun di laut. Sejak proklamasi
luas wilayah Indonesia hanya daratan tetapi setelah deklarasi djuanda luas Indonesia
menjadi 3 kali lipat luas semula, karena termasuk kedalamnya daratan dan lautan
didalamnya serta lautan 12km di pulau terluar. Jelaslah betapa besarnya anugrah
dan pemberian Tuhan kepada Negara kita ini
Masalah
utama bangsa ini adalah tidak taunya cara merubah dan mengelola semua itu,
Sehingga pihak-pihak asing pun menjamah kekayaan itu dan meninggalkan sedikit
sekali untuk Negara ini. Masalah kedua yaitu interpretasi budaya, kita harus
bangga dengan apa yang dimiliki bangsa ini, kita harus bangga dengan kearifan
lokal walaupun banyak Negara lain yang mengklaim budaya kita. Kita harus terus
berinovasi dalam budaya menciptakan berbagai hal baru. Masalah lainnya potensi
bencana yang besar di Indonesia karena terdapat pertemuan lempeng di Indonesia.
Wanadri sebagai organisasi pecinta alam yang
cinta tanah air telah banyak melakukan berbagai acara untuk mengenali negeri
ini salah satunya ekspedisi 92 pulau terluar Indonesia, dan di pulau tersebut
mereka juga memasang patung soekarno-hatta yang menjadi tanda bahwa pulau
tersebut merupakan dibawah kekuasaan NKRI. Dan ekspedisi banyak gunung di
Indonesia dan di luar negeri.
Sebagai Bangsa yang baik
mahasiswa seharusnya menanamkan sifat sadar diri, sadar lingkungan, sadar
tujuan. Dengan 3 komponen diatas maka sikap nasionalisme dan cinta air dapat
diwujudkan untuk kepentingan bangsa dan Negara.
Pembicara III : Tri Mumpuni
Integritas dan Kompetensi Alumni ITB untuk
Kemandirian dan Kesejahteraan Bangsa
Integritas
dan kompetensi mencakup 2 hal yaitu pengetahuan logika dan pengetahuan empati atau
rasa. Dengan kedua barulah seorang manusia memiliki akal sehat. Dengan Integritas
dan Kompetensi manusia mampu berpikir dan bertindak dengan baik
Apabila kita sebagai manusia
tidak menggunakan kedua hal itu, logika dan empati, maka akan menciptakan
manusia yang tidak peduli kemanusiaan. Manusia tidak peduli aspek kemanusiaan
dan keberlanjutan lingkungan. Mereka hanya berusaha untuk mengelola semua SDA
dan meninggalkan saja aspek lingkungan disekitar SDA tersebut. Padahal proses
perekonomian dan keberlanjutan lingkungan dibatasi oleh tingkat kesejahteraan
rakyat dan peningkatan taraf hidup masyarakat disekitar lingkungan SDA
tersebut.
Peran
yang dapat kita lakukan sebagai generasi muda calon pemimpin masa depan yaitu
Perluasan visi pembangunan, Pelurusan Pradigma Investasi, Pembatasan
Pertumbuhan usaha. Paradigma Investasi yaitu sumber daya alam dan komunitas
lokal digunakan bersama-sama dengan teknologi, keuangan, dan manajemen.
Pembicara IV : Saska, Riset Indie
Riset
Indie merupakan kolektif penelitian teknologi, sosial, ekonomi dengan
mengendepankan ide yang sustainable atau berkelanjutan. Riset Indie telah
beberapa kali melakukan project yaitu Project Polaroid, Project Alinea dan
Project Angkot Day.
Project Polaroid diawal dengan
keberadaan kamera digital yang menarik minat banyak orang menyebabkan pabrik Polaroid
bangkrut dan akan menjual semua kameranya, namun para karyawan disana tidak mau
maka mereka membeli semua kamera tersebut, lalu komunitas indie riset pun
melihat hal tersebut cukup menarik, lalu kamera tersebut dimodifikasi dan
dipublikasikan di banyak jejaring dan komunitas dan indie riset bermaksud
menjual kamera tersebut . namun, project pertama tidak berhasil dan 2,5 tahun
bangkrut.
Project
kedua cukup berhasil yaiu project alinea dengan membuat robot animetronik
pertama di Indonesia. Pada peluncuran pertamanya dalam konser musik banyak
mendapat respon yang baik dari pengunjung. Project ini memberikan kita pelajaran
pentingnya tentang kolaborasi yaitu dalam project ini ada kolaborasi tiga
komponen, ahli elektro, ahli mesin, dan ahli patung.
Project
ketiga yang akan dilakukan yaitu Project Angkot Day. Projek ini rencananya akan
dilaksanakan tanggal 20 September 2013. Ini merupakan projek sosial ekonomi
pertama yang bertujuan untuk memberikan kenikmatan layanan lalu lintas bagi
para penumpang angkot jurusan Kalapa-Dago dan semua itu gratis. Hasilnya akan
diberikan kepada pemerintah kota Bandung untuk penjelesan lanjut agar dapat
mengatasi kemacetan di Bandung.
No comments:
Post a Comment